PENERAPAN PENDEKATAN INDUKTIF
PADA MATERI OPERASI BILANGAN BERPANGKAT
DI KELAS IX SMPN SATU ATAP-2 PALANGKA RAYA
Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Metodologi Penelitian Pendidikan Matematika
Oleh
HERLINA
ACA 107 029
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PALANGKARAYA
2009
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan adalah usaha sadar yang sengaja dirancang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas
sumber daya manusia. Pendidikan merupakan salah satu cara pembentukan kemampuan manusia untuk menggunakan rasional seefektif dan seefisien mungkin sebagai jawaban dalam menghadapi masalah – masalah yang timbul dalam usaha menciptakan masa depan yang baik. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, antara lain dengan perbaikan mutu belajar mengajar. Belajar mengajar di sekolah merupakan serangkaian kegiatan yang secara sadar telah terencana. Dengan adanya perencanaan yang baik, akan mendukung keberhasilan pengajaran. Usaha perencanaan pengajaran diupayakan agar peserta didik memiliki kemampuan maksimum dan meningkatkan motivasi, tantangan dan kepuasan sehingga mampu memenuhi harapan baik oleh guru sebagai pembawa materi maupun peserta didik sebagai penggarap ilmu pengetahuan.
Salah satu upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia adalah melalui proses pembelajaran di sekolah. Dalam usaha meningkatkan kualitas sumber daya pendidikan, guru merupakan sumber daya manusia yang harus dibina dan dikembangkan. Usaha meningkatkan kemampuan guru dalam belajar mengajar, perlu pemahaman ulang. Mengajar tidak sekedar mengkomunikasikan pengetahuan agar dapat belajar, tetapi mengajar juga berarti usaha menolong sipelajar agar mampu memahami konsep–konsep dan dapat menerapkan konsep yang dipahami.
Matematika sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah dinilai sangat memegang peranan penting karena matematika dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam berpikir secara logis, rasional, kritis, cermat, efektif, dan efisien. Oleh karena itu dipandang penting agar matematika dapat dikuasai sedini mungkin oleh para siswa. Salah satu indikator rendahnya mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya hasil belajar siswa terutama dibidang matematika.
Berdasarkan hasil wawancara dengan salah seorang pengajar bidang studi matematika di SMPN Satu Atap-2 Palangkaraya diketahui bahwa dalam proses pembelajaran matematika sekolah ini masih ditemui permasalahan, salah satu masalah yang sering dihadapi adalah pada pembelajaran Pokok Bahasan Operasi Bilangan Berpangkat pada siswa kelas IX semester 2, dimana siswa kurang bisa memahami sejumlah fakta-fakta matematika berupa rumus-rumus untuk menyelesaikan soal-soal pada Operasi Bilangan Berpangkat. Hal ini ditandai dengan adanya kesalahan yang dilakukan siswa dalam memilih rumus yang sesuai dengan soal yang mereka hadapi. Ini disebabkan oleh mereka kurang menguasai konsep dari operasi bilangan berpangkat itu sendiri sehingga mengakibatkan rendahnya nilai dari hasil belajar matematika di SMPN Satu Atap-2 Palangkaraya.
Operasi Bilangan Berpangkat merupakan salah satu materi penting yang terdapat dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMP. Hal ini dikarenakan Pokok Bahasan Operasi Bilangan Berpangkat merupakan dasar bagi siswa dalam mempelajari fungsi eksponensial. Mengingat hal tersebut, maka penguasaan materi Operasi Bilangan Berpangkat bagi siswa menjadi suatu keharusan. Berdasarkan akar permasalahan yang dikemukakan diatas, maka perlu dicarikan solusinya sehingga oleh peneliti dipandang perlu melakukan suatu penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk menerapkan pendekatan induktif dalam pembelajaran, guna meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep Operasi Bilangan Berpangkat. Selama ini di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran bilangan berpangkat hanya disampaikan dengan cara langsung yaitu diberikan sejumlah rumus, lalu siswa mengerjakan sejumlah soal dengan menggunakan rumus-rumus tersebut. Pendekatan induktif adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang dikembangkan dari penalaran dari bersifat induksi. Induksi adalah metode penelitian yang bertolak dari kaidah (hal-hal atau peristiwa) khusus, untuk menentukan kaidah yang umum.dst...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar